Kapan Tes Kehamilan Dapat Dilakukan?

Sebagai pasangan yang sudah halal, tentu sudah tidak asing dengan yang namanya tes kehamilan. Betul bukan?

 

Banyak anggapan orang-orang, bahwa melakukan tes kehamilan itu mudah. Nyatanya, masih ada lhoo orang yang melakukan kesalahan bahkan dalam hal yang paling sederhana. Banyak dari pasangan baru yang kurang paham bagaimana caranya untuk tes kehamilan sendiri. Kesalahan yang umumnya sering dilakukan adalah waktu serta teknik tes kehamilan. Jadilah, hasil yang didapatkan jadi kurang akurat sehingga kehamilan jadi kurang pasti.

 

Tes kehamilan, merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah kamu hamil atau tidak dengan mendeteksi kadar Hormon Human Chorionic Gonadotropin (hCG) di urin. Hormon ini diproduksi oleh sel yang mengembangkan plasenta dalam rahim. Masuk ke aliran darah ketika sel telur yang dibuahi mulai menempel di dinding rahim, sekitar 6 hari setelah pembuahan. Setelah beberapa hari, jumlah hCG akan meningkat.

 

Kapan tes kehamilan dapat dilakukan?

Apabila kamu ingin mendapatkan hasil yang paling akurat, tunggu beberapa hari hingga seminggu setelah periode menstruasi yang telah diprediksikan sebelum melakukan tes kehamilan. Beberapa testpack mengklaim bahwa mereka dapat memberikan hasil paling maksimal setidaknya 7 hari sebelum hari perkiraan menstruasi berikutnya.

 

Jadi, kalo kamu penasaran nih, bisa coba lakukan tes kehamilan sendiri. Apabila hasil masih negatif, lakukan pengujian ulang dengan tes kehamilan yang baru untuk mengetahui hamil atau tidaknya. Pastikan tes dilakukan dengan benar dan sesuai petunjuk pemakaian untuk hasil akurat.

 

Untuk referensi, kamu bisa gunakan tes kehamilan yang baru lhoo. Kalo sebelum-sebelumnya mungkin kamu hanya tau tes kehamilan yang berupa garis, kini ada juga yang hasilnya itu berupa tulisan ‘YES’ or ‘NO’. Waaahhh, luar biasa bukan? Penasaran? Buka link ini deh: https://bit.ly/sensitifdigital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *